Sunday, February 22, 2009

Berdoa minta anak??

Buat teman2 yang mengalami harus melewati perjuangan untuk mendapatkan seorang anak, pasti tidak asing dengan nasehat ini... "Ayo berdoa, sudah berdoa belum?" atau ada yang bertanya "Sudah didoakan belum?"
Ada juga yang titip2 doa dengan orang lain... "Tolong doakan ya.."

Bagi aku sendiri, aku sempat bingung aku harus bersikap bagaimana.

Aku pikir setiap orang beragama pasti percaya bahwa Tuhan mengetahui yang terbaik dan akan memberikan yang terbaik bagi umatNya.. For me, as a Christian, aku percaya Bapa punya rancangan yang terbaik bagi anak2Nya..

Jadi, jika aku ingin berdoa untuk meminta anak, aku jadi bingung sendiri.
Disatu sisi, aku ingin usaha2ku selama ini ada hasilnya, disisi lain, aku percaya Dia tahu yang terbaik bagiku. Walaupun kriteria terbaik itu semuanya masih misteri.
Apakah selamanya aku tidak akan memiliki anak? Atau suatu saat dia akan percayakan anak2 kepadaku? Atau anak2 yang akan aku rawat nanti memang bukan anak kandungku?
wah semua masih misteri....

Pemahaman ini membuat aku cenderung tidak berani terang2an berdoa untuk meminta anak. Sungkan gitu sama Bapa. Yang terbaik kan rancangan2 Dia, bukan rancangan2ku, masa aku memaksakan rancangan2ku?? Tapi jujur, kadang2 bingung juga, apakah ini menunjukkan bahwa somehow aku belum terlalu menginginkannya (anak)? atau ini bentuk iman?

Tapi yang jelas itu bukan berarti kami berusaha apapun.
Bulan ini tepat 2 tahun sejak aku dan suami berencana untuk tidak menunda memiliki anak. dan juga 1 tahun 5 bulan sejak kunjungan pertama ke ahli fertilitas.
selama hampir 1,5 tahun ini sudah cukup banyak yang usaha yang kami lalui..
Mulai cek hormon, sperma, minum penyubur, HSG, hingga insem 3x.
(walaupun usaha ini juga tidak konstan terus menerus, kadang2 kami ambil cuti 2-3 bulan untuk istirahat)

Usaha2 yang terlihat gagal ini membuat kami lebih bisa memahami arti 'berserah'.
Berserah itu beda dengan pasrah.
Pasrah berarti tidak mengusahakan apapun. Berserah, itu berusaha, tetapi kami menyadari bahwa hasil tidak ditangan kami ataupun dokter, semua ditangan Tuhan.

Semua yang kami lalui itu kami percayai sebagai proses yang Tuhan berikan untuk kami. Proses untuk lebih mengenal Tuhan, proses untuk mendewasakan karakter kami, dan proses ini suatu saat akan dipakai untuk memberkati orang lain. Walaupun mungkin proses ini harus dilalui dengan air mata.

God Bless you all...

Thursday, February 19, 2009

ga pengen ngapa2in atau pengen ga ngapa2in ?

Pagi ini aku bener2 parah deh...
Betul2 tidak punya motivasi untuk melakukan apapun..
Padahal kerjaan di kantor lagi banyak2nya..

Aku sms paul, aku bilang aku lagi ga pengen ngapa2in..
dia balas " ga pengen ngapa2in, atau pengen ga ngapa2in?"

hehe... betul juga... aku pengen ga ngapa2in..
suwer nih.. betul2 tidak ada motivasi untuk melakukan apapun
Satu keinginannku sekarang ... tidur....
(btw, sekarang jam 12.44, lagi break makan siang)

What's wrong with me yah?
capek fisik? (memang 2 minggu ini aku tidur agak kurang, cuman 6 jam sehari)
capek pikiran? (mungkin juga, kerjaanku lagi banyak2nya)
tegang mau insem? (yah... mungkin juga, lusa aku mau insem yang ke 3x nya)
males ? (sangat mungkin.. sejak semula aku memang tidak terlalu bersemangat kerja kantoran lagi)

mungkin campuran... semua campur...

pengen cepet sore....
pengen cepet sabtu.. biar bisa tidur seharian...

Tuesday, February 17, 2009

Back to work

Setelah aku baca lagi Blogku, ternyata ada yang kurang...

alasan aku bertahan di kantorku yang sekarang, itu karena pekerjaan ini datangnya juga cukup ajaib...

lihat disini

Yah pekerjaan ini aku anggap sebagai bentuk pemeliharaan Allah..
jadi mau ndak mau, aku harus menerimanya sebagai perintah yang harus aku jalani
mau ndak mau aku harus belajar menikmatinya..

walaupun diawal2 dulu sebelum menerima pekerjaan ini, aku sempat meragukannya..
apakah aku menerima pekerjaan ini karena gaji yang ditawarkan atau karena bagaimana datangnya pekerjaan ini??

Tapi melihat banyaknya keperluaanku sekarang yang membutuhkan uang, aku bisa meng-amini bahwa pekerjaan ini adalah bentuk pemeliharaan Tuhan.

saat ini aku sedang membangun sebuah rumah, bukan untuk ditinggali sih, tapi sebagai tahap awal bisnis suamiku. Beli tanah, bangun, jual...


mobil yang biasa dipakai suami (milik mertua) juga beberapa bulan juga sudah terlalu tua, biaya perawatannya tinggi banget.. akhirnya kami sepakat untuk membeli mobil baru.. dan yang mobil yang kami pilih bukan mobil second, karena berharap biaya perawatannya bisa nol..

Belum lagi treatment2 di Dr. Aucky.. wah cukup menguras dompet..

Dari semuanya ini aku bisa bersyukur aku sekarang punya pekerjaan.. di bidang yang aku bisa, dan gaji bagus.. (walaupun tiap pagi tetap saja berat sekali menarik badan turun dari tempat tidur.. hehehe.. )

Friday, February 13, 2009

update news

Barusan lihat2 blog2ku...
ternyata sudah 2 bulan nih tidak menulis apa apa...
Jadi kangen menulis blog nih

Nulis apa ya?
oke deh aku update berita per topik aja.

Kerjaan...

Wah.. Desember menjadi bulan2 terberat selama aku bekerja ditempatku yang baru. Mungkin juga terberat selama 6 tahun di dunia pekerjaan. Konflik dengan bawahan, teguran dari atasan, ditambah badan capek banget karena masih penyesuaian.. wah stress berat... bawaannya tiap malam nangis terus.... i wish bisa berhenti kerja.
Tapi keputusan berhenti kerja tidak aku ambil karena beberapa alasan..

1. Need of money..
aku baru saja beli mobil dan membangun rumah, beli mobil sih sudah inden sejak oktober lalu, dan beli karena mobil yang lama sudah sering rusak, malah abis2in duit. Kalau rumah, tanah yang mertuaku beli harus segera dibangun, karena kalau tidak segera dibangun, nanti didenda developernya. Nah... dengan kondisi itu otomatis aku juga harus bantuin suami cari duit donk, belum lagi program hamil yang gak murah..

2. Pride
aku baru masuk 2 bulan, masa mengundurkan diri, kayak kalah sebelum perang... walaupun sejujur-jujurnya, pengen buangettt menyerah... aku pikir buat apa aku bikin diriku stress? padahal disisi lain, aku tidak boleh stress supaya bisa hamil.
Tapi ya ujung2nya.. ya duit lagi.. gaji yang ditawarkan memang cukup menggiurkan :)

Bulan Januari dan Februari, untuk kerjaan dah much better..
Masih stress, tapi sekarang stressnya karena kerjaannya, banyak banget yang harus diselesaikan. Target2 berdatangan..

Program Hamil

Setelah gagal di inseminasi kedua, dan bekerja lagi, rasanya niatan yang satu ini kurang diperhatikan, soalnya badanku masih capek banget, kalau ditambah harus kontrol2 dan suntik tiap hari, masih aras2en (males). Jadi sejak Oktober, aku tidak kontrol, dan minum apapun..

Bulan Januari, suami ajak kontrol lagi..semula males2an..
tapi setelah ketemu dokternya, rasanya semangat muncul lagi..
Tahap pertama, menurunkan hormonku (prolaktin) yang menahan pematangan sel telur.
jadi aku sebulan minum obat.. efek sampingnya.. pusing, mual, sulit BAB

Tadi pagi tes darah, untuk lihat prolaktinku sudah turun atau tidak, jika sudah masuk ambang normal, so aku akan masuk program inseminasi.. mulai nanti malam suntik hormon.

Liburan..

Ini my first christmas holiday.. soalnya di kantor-kantor yang dulu tidak pernah dapat liburan natal. Liburan ini kami sekeluarga ke Jakarta, menjenguk adik suami yang kebetulan juga pindah rumah. Tour : ke bandung, lembang, tangkuban perahu, dufan, mal-mal di jakarta..
cukup menyegarkan.. :)
yang menyenangkan sih liat keponakanku, his name Jayden, age 2 years...
aku suka banget foto2 dia.. lucu, imut banget..

Nulis apa lagi ya... tapi jam istirahat siang dah habis.. have to back to work..