Aku menulis judul diatas karena setelah aku pikir2... aku sekarang seperti can't live without it..
yup, aku hampir tiap hari pasti internetan.. it's been a part of my life
dan aku heran setengah mati waktu aku bertemu seorang teman yang berkata dia nggak suka berinternet..
Mungkin dia belum sadar informasi apa aja yang bisa didapat dari internet..
Waktu aku bergumul dengan masalah infertilitas, aku cari informasi2nya dari internet
membaca kisah2 orang lain juga memberikan banyak informasi dan penguatan.
Waktu aku lagi pusing pengen masak suatu jenis makanan, aku cari di internet..
Hasilnya, buanyak banget resep2 yang aku dapat
Waktu kami akan berlibur ke bali, aku dan suami mencari banyak informasinya di internet..
bahkan kami memutuskan menginap di hotel yang mana, makan dimana, mengunjungi lokasi wisata mana aja setelah kami mencarinya di internet. Malah banyak lokasi wisata yang kami temukan diluar paket2 wisata yang ditawarkan tour2 agent
Saat ini suamiku sedang menyusun tesisnya, dan sebagian besar bahan pustakanya dia dapat dari jurnal2 yang ada di internet.
Waktu aku dulu menghadapi masalah2 di kantor mengenai finance strategy, aku menemukan ide2 solusinya juga dari internet.
Menemukan teman2 lama, juga adi internet, dari komunitas2 seperti friendster..
Mengobrol dengan teman2 lama yang ada di tempat lain, maupun diluar negri, juga pake internet..
Aku juga kadang2 web cam dengan iparku di jakarta.. tentunya pake internet..
Seorang teman sedang merintis bisnis kaos, dia mendapatkan banyak informasi untuk memulai bisnis nya juga dari internet
so.... hari gene.. masih asing dengan internet??
Wednesday, May 14, 2008
My work life now
Sudah 4, 5 aku berhenti bekerja full time.. rasanya nggak terasa sebentar lagi setengah tahun.
Sejak aku berencana mengundurkan diri dari perusahaan tempat aku bekerja, aku mendapat tawaran pekerjaan sebagai konsultan dari pimpinanku. Tugasnya, untuk membantu dia membangun sebuah bisnis lain yang dirintisnya.
Jadilah aku sejak Januari aku punya pekerjaan baru , sebagai free lance, dan belajar ilmu baru, sebagai konsultan bisnis. Di bisnis ini aku terlibat dari awal sekali, sejak karyawannya masih 2 orang dan kantor masih kosong-song.. belum ada komputer, belum ada sistem, dan strategi juga masih belum disusun.. sekarang karyawan sudah 7 orang dan sudah beroperasi. Aku terlibat mulai dari menginterview calon karyawan, menyusun sistem kerja, membuat kertas2 kerjanya, dan menyusun laporan keuangannnya. Banyak yah..
Walaupun awal-awal, aku merasa job desc ku ini nggak jelas, tapi aku cukup menikmatinya. Mungkin karena ini tantangan baru ya.. di kantor sebelumnya, aku juga mengeset sistemnya, dan setelah semua jalan, semua jadi mulai membosankan..
Saat ini, aku mulai menikmati pekerjaan seperti ini.. dan mungkin aku akan coba-coba untuk cari klien lainnya.. hehehehe....
Salah satu hasil karya yang aku sukai (dan kubanggakan.. hehehe.... narsis...) saat ini adalah Business Report ku bulan April.. aku mengerjakannya 4 hari full (sabtu lalu sampai selasa tengah malam)... masing kira2 masing-masing 8-10 jam, berhenti hanya untuk makan dan ke toilet, dan nyaris tanpa gangguan.. jadi konsentrasi terus.. (Ternyata cukup melelahkan juga, terbukti, sore tadi setelah selesai meeting, aku pulang langsung tidur.. pulaassss banget.. gak terasa tidur hampir 3 jam. Jarang banget aku bisa tidur siang sepulas dan selama seperti tadi.. ) Hasilnya cukup memuaskan aku.. walaupun aku tahu ini masih belum sempurna.
Yeah, that's my life now...
Sebagai free lance, aku bisa atur kapan aku mau kerja, dan tidak terikat waktu. Seperti barusan, aku kerjanya malah hari sabtu & minggu full kayak orang kerja di kantor, padahal kalo karywan, hari2 itu adalah hari libur..
Satu lagi enaknya kerja dirumah ini adalah saat bekerja hampir tidak ada 'gangguan'. Kalau dikantor, pasti ada aja gangguannya... dipanggil boss lah, ada telepon lah.. ada tamu, yang ternyata cuman nawarin kredit.. ada anak buah tanya2 kerjaan lah.. ada temen kantor ajak ngobrol, macem2 dah.. kerjaan malah gak selesai2.
Gangguan2 itu timbul karena dikantor kita cenderung dan tidak bisa mengelak untuk mengerjakan pekerjaan yang urgent (angkat telp, solve masalah2 kecil, terima tamu,dll) , bukan melakukan yang important, itu membuat performance kerja nggak bagus..
Sekarang aku juga bisa atur kapan aku nggak mau kerja... :)
Seperti besok.. hari Kamis.. Hari kamis itu hari aku bersih2 rumah.. mulai dari nyuci, nge-vacuum, nge-pel, dan nyetrika.. sudah beberapa minggu ini aku pilih hari kamis untuk menyeselaikan semua itu.. mungkin karena hari kamis aku udah "lega".. (Aku meeting tiap hari Rabu, jadi hari Kamis aku bener2 free.. tidak kepikiran pekerjaan)
Sebagai konsultan ini, aku juga jadi merasa banyak banget yang aku harus pelajari.. contohnya marketing... ilmu yang satu ini kan berkembang terus.. dan aku tidak terlalu mengikuti.. jadi kalo klien minta saran atau masukan berkenaan dengan area strategi marketing, aku merasa masih 'kurang'.
This is my work life now.. and I'm trying to learn as much as I can to be more proffesional.
Sejak aku berencana mengundurkan diri dari perusahaan tempat aku bekerja, aku mendapat tawaran pekerjaan sebagai konsultan dari pimpinanku. Tugasnya, untuk membantu dia membangun sebuah bisnis lain yang dirintisnya.
Jadilah aku sejak Januari aku punya pekerjaan baru , sebagai free lance, dan belajar ilmu baru, sebagai konsultan bisnis. Di bisnis ini aku terlibat dari awal sekali, sejak karyawannya masih 2 orang dan kantor masih kosong-song.. belum ada komputer, belum ada sistem, dan strategi juga masih belum disusun.. sekarang karyawan sudah 7 orang dan sudah beroperasi. Aku terlibat mulai dari menginterview calon karyawan, menyusun sistem kerja, membuat kertas2 kerjanya, dan menyusun laporan keuangannnya. Banyak yah..
Walaupun awal-awal, aku merasa job desc ku ini nggak jelas, tapi aku cukup menikmatinya. Mungkin karena ini tantangan baru ya.. di kantor sebelumnya, aku juga mengeset sistemnya, dan setelah semua jalan, semua jadi mulai membosankan..
Saat ini, aku mulai menikmati pekerjaan seperti ini.. dan mungkin aku akan coba-coba untuk cari klien lainnya.. hehehehe....
Salah satu hasil karya yang aku sukai (dan kubanggakan.. hehehe.... narsis...) saat ini adalah Business Report ku bulan April.. aku mengerjakannya 4 hari full (sabtu lalu sampai selasa tengah malam)... masing kira2 masing-masing 8-10 jam, berhenti hanya untuk makan dan ke toilet, dan nyaris tanpa gangguan.. jadi konsentrasi terus.. (Ternyata cukup melelahkan juga, terbukti, sore tadi setelah selesai meeting, aku pulang langsung tidur.. pulaassss banget.. gak terasa tidur hampir 3 jam. Jarang banget aku bisa tidur siang sepulas dan selama seperti tadi.. ) Hasilnya cukup memuaskan aku.. walaupun aku tahu ini masih belum sempurna.
Yeah, that's my life now...
Sebagai free lance, aku bisa atur kapan aku mau kerja, dan tidak terikat waktu. Seperti barusan, aku kerjanya malah hari sabtu & minggu full kayak orang kerja di kantor, padahal kalo karywan, hari2 itu adalah hari libur..
Satu lagi enaknya kerja dirumah ini adalah saat bekerja hampir tidak ada 'gangguan'. Kalau dikantor, pasti ada aja gangguannya... dipanggil boss lah, ada telepon lah.. ada tamu, yang ternyata cuman nawarin kredit.. ada anak buah tanya2 kerjaan lah.. ada temen kantor ajak ngobrol, macem2 dah.. kerjaan malah gak selesai2.
Gangguan2 itu timbul karena dikantor kita cenderung dan tidak bisa mengelak untuk mengerjakan pekerjaan yang urgent (angkat telp, solve masalah2 kecil, terima tamu,dll) , bukan melakukan yang important, itu membuat performance kerja nggak bagus..
Sekarang aku juga bisa atur kapan aku nggak mau kerja... :)
Seperti besok.. hari Kamis.. Hari kamis itu hari aku bersih2 rumah.. mulai dari nyuci, nge-vacuum, nge-pel, dan nyetrika.. sudah beberapa minggu ini aku pilih hari kamis untuk menyeselaikan semua itu.. mungkin karena hari kamis aku udah "lega".. (Aku meeting tiap hari Rabu, jadi hari Kamis aku bener2 free.. tidak kepikiran pekerjaan)
Sebagai konsultan ini, aku juga jadi merasa banyak banget yang aku harus pelajari.. contohnya marketing... ilmu yang satu ini kan berkembang terus.. dan aku tidak terlalu mengikuti.. jadi kalo klien minta saran atau masukan berkenaan dengan area strategi marketing, aku merasa masih 'kurang'.
This is my work life now.. and I'm trying to learn as much as I can to be more proffesional.
Thursday, May 8, 2008
Kamu kurang berusaha...
Last night, aku ngobrol2 dengan seorang teman...
Dia menikah beberapa bulan lalu.. dan baru saja istrinya dinyatakan hamil.
Dia tahu kalau beberapa bulan ini aku dalam treatment dokter...
So... dia tanya.. gmn kamu? udah ada hasil??
aku jawab belum...
dia bilang.. kamu sih kurang berusaha..
Waktu itu aku anggap sambil lalu..
Tapi sebelum tidur semalam dan pagi ini aku bener2 kepikiran..
Slowly but sure, kepikiran itu berubah jadi perasaan jengkel..
These are my thought...
Do you know how much money i spent for the doctor, the test, and the medicine?
Do you know the side effect from the medicine i take?
Do you know how painfull the test?
Do you know the process until I decided to break my career?
Belum lagi orang yang kasih obat, yang ternyata bikin aku diare2
Enak aja bilang aku kurang berusaha....
Sudah ah.. kalo dipikirin terus ntar malah stress sendiri..
Aku memang menginginkan mempunyai anak... tapi tidak sampai seperti orang puasa sepanjang hari trus melihat segelas es jeruk... apakah itu berarti aku kurang menginginkannya?
Last Sunday, seorang teman juga bercerita kalau istrinya sedang hamil 7 bulan.. and he said to me " wah kamu kalah sama aku.."
Since when having a baby become a competition?
Sekarang , aku memilih untuk pasrah.. bukan menyerah..
Aku akan menunggu hingga saatnya aku diberi anugerah for being a mom, atau diberi anugerah untuk puas without being a mom.
Dia menikah beberapa bulan lalu.. dan baru saja istrinya dinyatakan hamil.
Dia tahu kalau beberapa bulan ini aku dalam treatment dokter...
So... dia tanya.. gmn kamu? udah ada hasil??
aku jawab belum...
dia bilang.. kamu sih kurang berusaha..
Waktu itu aku anggap sambil lalu..
Tapi sebelum tidur semalam dan pagi ini aku bener2 kepikiran..
Slowly but sure, kepikiran itu berubah jadi perasaan jengkel..
These are my thought...
Do you know how much money i spent for the doctor, the test, and the medicine?
Do you know the side effect from the medicine i take?
Do you know how painfull the test?
Do you know the process until I decided to break my career?
Belum lagi orang yang kasih obat, yang ternyata bikin aku diare2
Enak aja bilang aku kurang berusaha....
Sudah ah.. kalo dipikirin terus ntar malah stress sendiri..
Aku memang menginginkan mempunyai anak... tapi tidak sampai seperti orang puasa sepanjang hari trus melihat segelas es jeruk... apakah itu berarti aku kurang menginginkannya?
Last Sunday, seorang teman juga bercerita kalau istrinya sedang hamil 7 bulan.. and he said to me " wah kamu kalah sama aku.."
Since when having a baby become a competition?
Sekarang , aku memilih untuk pasrah.. bukan menyerah..
Aku akan menunggu hingga saatnya aku diberi anugerah for being a mom, atau diberi anugerah untuk puas without being a mom.
Friday, April 25, 2008
Menang undian
Seberapa sering kita mememangkan undian?
Menang undian dari undian bank, atau kupon2 produk, kupon belanja atau kuis..
Ada beberapa orang yang aku t entah karena keberuntungannya atau kebetulan saja sering sekali memenangkan hadiah dari undian..
Seorang temanku, sewaktu di SMU dulu memenangkan mobil dari mengumpulkan stiker2.. (mungkin yang SMU nya tahun 90-an ingat kalau pada waktu itu cukup nge-trend, mengumpulkan stiker untuk ditempelkan di buku stiker..kalau sudah lengkap, dikirim kuponnya..
Engkongku di Jawa Tengah juga cukup langganan menang undian dari bank.. yang aku masih ingat itu TV..
Sedangkan aku sendiri.... mulai bersemangat untuk menang... berharap2 (masa sih nggak pernah menang apapun).. dan sampai akhirnya menyerah pada kenyataan bahwa berdasarkan teori probabilitas, kesempatanku untuk menang itu kecilll sekali.. so better gak usah berharap.
Walaupun begitu, aku sebenarnya juga masih bersemangat untuk ikut undian2.. eh kali aja probabilitasnya itu kena ke aku.. waktu aku merit dulu, vendor tempat aku ambil paket wedding mengadakan undian.. hadiahnya avanza.. wah waktu itu sampe berdoa2... (hehehe...cukup memalukan). Belum lagi kupon2 belanja .... ditambah undian2 dari kartu kredit..
Sekarang sih gak terlalu bersemangat dan berambisi untuk menang.. cuman.. ya tetap aja kalo ada undian2 begituan ya aku tetap isi... eh kali aja aku beruntung.. ya kan? :p
Dan .... baru baru ini akhirnya aku memenangkan "sesuatu".. ^__^
Mau tau?
Aku dapet buku dari Kick Andy.. hehehe.. senangnya :D
Bukan karena bukunya seperti yang aku inginkan, tapi aku merasa senang bisa beruntung dalam ikut undian.. hehehehe.....
oya, di bukunya ada tanda tangan-nya Andy F Noya loo...
Semoga ini awal dari keberuntunganku berikutnya...
hehehehe... ngayal !
Menang undian dari undian bank, atau kupon2 produk, kupon belanja atau kuis..
Ada beberapa orang yang aku t entah karena keberuntungannya atau kebetulan saja sering sekali memenangkan hadiah dari undian..
Seorang temanku, sewaktu di SMU dulu memenangkan mobil dari mengumpulkan stiker2.. (mungkin yang SMU nya tahun 90-an ingat kalau pada waktu itu cukup nge-trend, mengumpulkan stiker untuk ditempelkan di buku stiker..kalau sudah lengkap, dikirim kuponnya..
Engkongku di Jawa Tengah juga cukup langganan menang undian dari bank.. yang aku masih ingat itu TV..
Sedangkan aku sendiri.... mulai bersemangat untuk menang... berharap2 (masa sih nggak pernah menang apapun).. dan sampai akhirnya menyerah pada kenyataan bahwa berdasarkan teori probabilitas, kesempatanku untuk menang itu kecilll sekali.. so better gak usah berharap.
Walaupun begitu, aku sebenarnya juga masih bersemangat untuk ikut undian2.. eh kali aja probabilitasnya itu kena ke aku.. waktu aku merit dulu, vendor tempat aku ambil paket wedding mengadakan undian.. hadiahnya avanza.. wah waktu itu sampe berdoa2... (hehehe...cukup memalukan). Belum lagi kupon2 belanja .... ditambah undian2 dari kartu kredit..
Sekarang sih gak terlalu bersemangat dan berambisi untuk menang.. cuman.. ya tetap aja kalo ada undian2 begituan ya aku tetap isi... eh kali aja aku beruntung.. ya kan? :p
Dan .... baru baru ini akhirnya aku memenangkan "sesuatu".. ^__^
Mau tau?
Aku dapet buku dari Kick Andy.. hehehe.. senangnya :D
Bukan karena bukunya seperti yang aku inginkan, tapi aku merasa senang bisa beruntung dalam ikut undian.. hehehehe.....
oya, di bukunya ada tanda tangan-nya Andy F Noya loo...
Semoga ini awal dari keberuntunganku berikutnya...
hehehehe... ngayal !
Friday, April 11, 2008
Why God create a marriage?
I wonder, Why God create a marriage?
I believe, God has an unique plan for each His children.. that's include marriage..
Selama 1,5 tahun menikah, aku melihat ada beberapa perubahan dalam diriku..
Aku dulu adalah orang yang lumayan sembrono.. jam tangan ilang, dompet ketinggalan, dan sering lupa kalau naruh2 barang.... dan orang yang paling suka ngomel gara2 kebiasaanku ini adalah mamaku..:p
Aku dulu juga paling males sikat gigi... hehehe... betul.. ini pengakuan... ^__^ terutama sikat gigi malam sebelum tidur..
Satu lagi, aku dulu tidak berani memaksakan kehendak.. cenderung pasrah...
Sekarang....
Ternyata aku dapet suami yang lebih sering lupa kalau naruh2 barang, weleh weleh...
jadi akulah yang jadi pengingatnya.. dan lama kelamaan ini bikin aku jadi lebih teliti dan ingat kalau taruh2 barang.. walaupun ya kadang2 masih suka lupa.. :p tapi udah much much better lah...
Sikat gigi...
yang ini punya story sendiri.. hehehe.... sebetulnya agak malu tulis... tapi gpp lah... hahaha....
aku itu paling males sikat gigi sebelum tidur, abis, udah ngantuk2, pengen segera tidur, tapi harus bangun dan sikat gigi... males pol !! Paul adalah orang yang paling berjasa mengubah aku membuang kebiasaan jelek ini... ... bahkan sekarang kadang2 aku sikat gigi lebih dari 2x sehari...dan gak bisa tidur kalau belum sikat gigi.. mulut rasanya ada yang 'salah'.
tentang pasrah, Paul-lah yang banyak memberi dorongan bahwa tidak semua permintaan itu salah dan egois. Dia banyak memaksa aku untuk lebih mengungkapkan kemauanku, dan dia menurutinya. Dan.... akhirnya aku sekarang jadi lebih pede dalam hal request something.. hehehe..
Another story, baru2 ini temanku juga bercerita, dia merasa sekarang dia sekarang lebih murah hati.. ini semua gara2 sifat suaminya yang murah hati itu mengikis sifat egois dan care dengan orang lain.. Walaupun awalnya sering konflik dan beda pendapat... akhirnya sekarang dia merasa bahwa dirinya lebih murah hati...
Aku merenung...
Satu hal yang aku percayai, bahwa tujuan hidup itu (according to the Bible) seharusnya memang menjadi serupa dengan Kristus.. dalam banyak hal.. aku pikir terutama dalam hal mengasihi, kekudusan, dan karakter (ketenangan, penguasaan diri, kemurahan, kebaikan, etc)
Dan pernikahan...seharusnya termasuk dalam usaha menggenapi tujuan itu.. Jadi kita berpasangan itu untuk saling mengasah karakter pasangan hidup masing2.... besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya..
Amazing banget kalau memikirkan bagaimana Tuhan mendesain pernikahan...
Karena kalau dipikir2, pernikahan adalah latihan yang hebat dalam mengasihi. Bahkan Tuhan sendiri mengatakan bahwa umatNya ini adalah mempelai perempuannya..
Sebetulnya, semuanya ini sudah aku dapat teori dan pengajaran dari kuliah Etika Keluarga Kristen sewaktu kuliah di UK Petra dulu... tapi kan dulu cuman tau teorinya... dan sekarang aku sedang belajar praktek.. seru juga... hehehhe....
:)
I believe, God has an unique plan for each His children.. that's include marriage..
Selama 1,5 tahun menikah, aku melihat ada beberapa perubahan dalam diriku..
Aku dulu adalah orang yang lumayan sembrono.. jam tangan ilang, dompet ketinggalan, dan sering lupa kalau naruh2 barang.... dan orang yang paling suka ngomel gara2 kebiasaanku ini adalah mamaku..:p
Aku dulu juga paling males sikat gigi... hehehe... betul.. ini pengakuan... ^__^ terutama sikat gigi malam sebelum tidur..
Satu lagi, aku dulu tidak berani memaksakan kehendak.. cenderung pasrah...
Sekarang....
Ternyata aku dapet suami yang lebih sering lupa kalau naruh2 barang, weleh weleh...
jadi akulah yang jadi pengingatnya.. dan lama kelamaan ini bikin aku jadi lebih teliti dan ingat kalau taruh2 barang.. walaupun ya kadang2 masih suka lupa.. :p tapi udah much much better lah...
Sikat gigi...
yang ini punya story sendiri.. hehehe.... sebetulnya agak malu tulis... tapi gpp lah... hahaha....
aku itu paling males sikat gigi sebelum tidur, abis, udah ngantuk2, pengen segera tidur, tapi harus bangun dan sikat gigi... males pol !! Paul adalah orang yang paling berjasa mengubah aku membuang kebiasaan jelek ini... ... bahkan sekarang kadang2 aku sikat gigi lebih dari 2x sehari...dan gak bisa tidur kalau belum sikat gigi.. mulut rasanya ada yang 'salah'.
tentang pasrah, Paul-lah yang banyak memberi dorongan bahwa tidak semua permintaan itu salah dan egois. Dia banyak memaksa aku untuk lebih mengungkapkan kemauanku, dan dia menurutinya. Dan.... akhirnya aku sekarang jadi lebih pede dalam hal request something.. hehehe..
Another story, baru2 ini temanku juga bercerita, dia merasa sekarang dia sekarang lebih murah hati.. ini semua gara2 sifat suaminya yang murah hati itu mengikis sifat egois dan care dengan orang lain.. Walaupun awalnya sering konflik dan beda pendapat... akhirnya sekarang dia merasa bahwa dirinya lebih murah hati...
Aku merenung...
Satu hal yang aku percayai, bahwa tujuan hidup itu (according to the Bible) seharusnya memang menjadi serupa dengan Kristus.. dalam banyak hal.. aku pikir terutama dalam hal mengasihi, kekudusan, dan karakter (ketenangan, penguasaan diri, kemurahan, kebaikan, etc)
Dan pernikahan...seharusnya termasuk dalam usaha menggenapi tujuan itu.. Jadi kita berpasangan itu untuk saling mengasah karakter pasangan hidup masing2.... besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya..
Amazing banget kalau memikirkan bagaimana Tuhan mendesain pernikahan...
Karena kalau dipikir2, pernikahan adalah latihan yang hebat dalam mengasihi. Bahkan Tuhan sendiri mengatakan bahwa umatNya ini adalah mempelai perempuannya..
Sebetulnya, semuanya ini sudah aku dapat teori dan pengajaran dari kuliah Etika Keluarga Kristen sewaktu kuliah di UK Petra dulu... tapi kan dulu cuman tau teorinya... dan sekarang aku sedang belajar praktek.. seru juga... hehehhe....
:)
Duit nyasar
Baru2 ini kayaknya aku dapet sedikit "ujian" dari Tuhan deh..
Begini ceritanya..
Tanggal 2 April yang lalu, aku terima uang di rekeningku.. dan aku tidak tau siapa dari siapa uang itu.. jumlahnya lumayan lo.. 2 juta.. aku cek saldo tgl 3..
Pertama aku mikir, wah asyik juga ya ada duit tiba2 masuk... pas banget.. soalnya 3 bulan berjalan tahun 2008 ini keuangan keluarga minus terus..
Kemudian aku mikir... ini bukan uangku... harus dikembalikan, but how?
Hari-hari berlalu dan aku hampir lupa kejadian ini... kalaupun ingat, sedikit ada terbersit di pikiranku untuk cuek aja..salah sendiri, transfer uang kok sampai kliru..
Tapi tetap aja hati nurani gak enak..
tanggal 7 aku putuskan untuk telpon bank, aku mau lapor kalau aku terima uang yang kayaknya ada orang salah transfer. aku mau minta uangnya ditransfer balik ke orang itu. Aku tlp Halo BCA, tapi lagi sibuk.. sambil tunggu waktu, aku buka imel... dan aku terima imel dari temanku.. ternyata dia yang transfer uang, dan dia belum sempat hubungi aku...
Walah... ternyata bukan orang salah transfer.. hehehe...
Setelah itu aku merenung.. kenapa kok ya waktunya pas banget, waktu aku sudah memutuskan untuk mengembalikan uang itu, trus imel itu datang...
Aku merasa ini sedikit test dari Tuhan tentang integritasku... dan aku senang karena aku merasa aku lulus tes yang satu ini... hehehe....
Thanks God... for sharpening my character..
Begini ceritanya..
Tanggal 2 April yang lalu, aku terima uang di rekeningku.. dan aku tidak tau siapa dari siapa uang itu.. jumlahnya lumayan lo.. 2 juta.. aku cek saldo tgl 3..
Pertama aku mikir, wah asyik juga ya ada duit tiba2 masuk... pas banget.. soalnya 3 bulan berjalan tahun 2008 ini keuangan keluarga minus terus..
Kemudian aku mikir... ini bukan uangku... harus dikembalikan, but how?
Hari-hari berlalu dan aku hampir lupa kejadian ini... kalaupun ingat, sedikit ada terbersit di pikiranku untuk cuek aja..salah sendiri, transfer uang kok sampai kliru..
Tapi tetap aja hati nurani gak enak..
tanggal 7 aku putuskan untuk telpon bank, aku mau lapor kalau aku terima uang yang kayaknya ada orang salah transfer. aku mau minta uangnya ditransfer balik ke orang itu. Aku tlp Halo BCA, tapi lagi sibuk.. sambil tunggu waktu, aku buka imel... dan aku terima imel dari temanku.. ternyata dia yang transfer uang, dan dia belum sempat hubungi aku...
Walah... ternyata bukan orang salah transfer.. hehehe...
Setelah itu aku merenung.. kenapa kok ya waktunya pas banget, waktu aku sudah memutuskan untuk mengembalikan uang itu, trus imel itu datang...
Aku merasa ini sedikit test dari Tuhan tentang integritasku... dan aku senang karena aku merasa aku lulus tes yang satu ini... hehehe....
Thanks God... for sharpening my character..
Saturday, March 1, 2008
Cooking..
Tidak terasa, sudah 2 bulan penuh aku tidak berkerja kantoran lagi..
Beberapa teman bertanya.. gak bosen dirumah??
Jawabku dengan pasti... "Enggak.. enak dirumah... " ^__^V
Mau ngapa2in bebas... Hehehe... jangan iri ya bagi yang masih harus berkutat dengan kertas, komputer, angka2.. selama 8 jam sehari..
Tentang memasak..
Selama tidak bekerja, otomatis aku jadi lebih sering memasak daripada dulu waktu masih berkerja..( Walaupun frekwensinya juga belum tiap hari... maklum, masih tinggal sama mertua... dan dia juga sering memasak).
Eh ya.. ternyata, merencanakan masakan itu pusing juga..
Mamaku dulu sering tanya ke aku kalau penjual sayur datang.."masak apa nik? ayo temenin belanja" yah maksudnya supaya aku kasih ide tentang masakan yang akan dimasak..
Kalo sekarang, aku cari idenya mulai buka2 buku resep, browsing di internet, sampai mengamati menu2 di restoran.. kali2 aja dapet ide.
Aku suka memasak yang bahannya gak ribet..
jadi lebih cenderung ke masakan cina yang tumis2an.. lebih gampang.. bumbu2nya ya muter2 itu tok... saos tiram, minyak wijen, garam, jahe,kecap, merica, gula, maizena... yah itu itu tok sih... kadang pakai kecap inggris, arak.. Yah memang aku belum mencoba resep2 yang lebih rumit.. :p
Kalau masak masakan indonesia, menurutku lebih ribet... ada laos, ada kunci, kunyit, daun jeruk, daun salam, sereh, santan.. weleh2.. ribet.. walaupun memang sih menurutku masakan indonesia lebih menggugah selera..
Selama menimba ilmu di masak memasak ini aku juga menemukan walaupun menggunakan bumbu yang sederhana, masakan juga bisa enak... tidak melulu harus menggunakan macam2 bumbu..
Malah kadang kalo kebanyakan kombinasi bumbu, malah jadi gak enak..
Beberapa resep hasil percobaanku aku tulis di sini.. ada yang ambil dari buku, ada yang coba2 sendiri...
Belum semuanya aku tulis sih... semoga aku bisa lebih rajin upload resep2ku..
Ada beberapa kendala.. soalnya kadang kalo masak gak ditakar sih...
Seminggu lalu, aku dan paul tes darah (cholesterol, uric acid, trigliseride).. dan ternyata aku dan paul hasil test kolesterol dan asam uratnya tinggi banget... Bagiku ini tantangan baru... gimana caranya bikin masakan2 yang rendah kolesterol dan sedikit asam urat.. alias bikin makanan sehat..
Nanti kalau aku sudah punya pengetahuan yang cukup lengkap, pasti aku bagikan di blog ini..
Beberapa teman bertanya.. gak bosen dirumah??
Jawabku dengan pasti... "Enggak.. enak dirumah... " ^__^V
Mau ngapa2in bebas... Hehehe... jangan iri ya bagi yang masih harus berkutat dengan kertas, komputer, angka2.. selama 8 jam sehari..
Tentang memasak..
Selama tidak bekerja, otomatis aku jadi lebih sering memasak daripada dulu waktu masih berkerja..( Walaupun frekwensinya juga belum tiap hari... maklum, masih tinggal sama mertua... dan dia juga sering memasak).
Eh ya.. ternyata, merencanakan masakan itu pusing juga..
Mamaku dulu sering tanya ke aku kalau penjual sayur datang.."masak apa nik? ayo temenin belanja" yah maksudnya supaya aku kasih ide tentang masakan yang akan dimasak..
Kalo sekarang, aku cari idenya mulai buka2 buku resep, browsing di internet, sampai mengamati menu2 di restoran.. kali2 aja dapet ide.
Aku suka memasak yang bahannya gak ribet..
jadi lebih cenderung ke masakan cina yang tumis2an.. lebih gampang.. bumbu2nya ya muter2 itu tok... saos tiram, minyak wijen, garam, jahe,kecap, merica, gula, maizena... yah itu itu tok sih... kadang pakai kecap inggris, arak.. Yah memang aku belum mencoba resep2 yang lebih rumit.. :p
Kalau masak masakan indonesia, menurutku lebih ribet... ada laos, ada kunci, kunyit, daun jeruk, daun salam, sereh, santan.. weleh2.. ribet.. walaupun memang sih menurutku masakan indonesia lebih menggugah selera..
Selama menimba ilmu di masak memasak ini aku juga menemukan walaupun menggunakan bumbu yang sederhana, masakan juga bisa enak... tidak melulu harus menggunakan macam2 bumbu..
Malah kadang kalo kebanyakan kombinasi bumbu, malah jadi gak enak..
Beberapa resep hasil percobaanku aku tulis di sini.. ada yang ambil dari buku, ada yang coba2 sendiri...
Belum semuanya aku tulis sih... semoga aku bisa lebih rajin upload resep2ku..
Ada beberapa kendala.. soalnya kadang kalo masak gak ditakar sih...
Seminggu lalu, aku dan paul tes darah (cholesterol, uric acid, trigliseride).. dan ternyata aku dan paul hasil test kolesterol dan asam uratnya tinggi banget... Bagiku ini tantangan baru... gimana caranya bikin masakan2 yang rendah kolesterol dan sedikit asam urat.. alias bikin makanan sehat..
Nanti kalau aku sudah punya pengetahuan yang cukup lengkap, pasti aku bagikan di blog ini..
Subscribe to:
Posts (Atom)