Thursday, November 27, 2008

Mengucap syukur

Sebuah refleksi...

mengapa akhir-akhir ini aku sulit sekali mengucap syukur?

jika membaca tulisanku diblog ini beberapa bulan yang lalu,
sepertinya aku sangat bersyukur atas hidupku dan sangat menikmati hidupku..

tapi sekarang, kenapa sulit sekali merasa bersyukur?

Ternyata perasaan syukurku ini masih sangat bergantung terhadap kondisi.
Maksudnya, menurutku, idealnya rasa syukur itu datang dari hati, bukan kondisi.
Apapun kondisinya, walaupun di mata orang lain itu musibah, jika kita bisa memandang dari sisi baiknya, kita pasti juga bisa mensyukurinya.

Dan paling utama itu rasa syukur harusnya bersumber dari perasaan dikasihi oleh Tuhan.
Yah bicara sih selalu tidak semudah melakukannya..

Hidupku sekarang sangat bertolak belakang dengan kehidupanku beberapa bulan yang lalu..
Dulu aku tidak bekerja full time, tapi punya pekerjaan dan penghasilan, aku bekerja sebagai konsultan. Bukan konsultan yang sangat2 profesional gitu.. i'm working alone.
Aku mengerjakan laporan keuangan, dan laporan bisnis, sambil memberi masukan2 atas
sistem kerja. Disisi lainnya, aku berencana untuk belajar internet marketing.. juga belajar financial planner.
Hidupku sebagian besar aku habiskan dirumah.. keluar rumah 3-4 x seminggu, ke klien atau belanja..

Saat ini, jam 6 pagi aku harus sudah bangun... dan tiba dirumah setengah 7 malam.
jam 11 maksimal harus sudah tidur lagi, karena kalau terlalu malam efeknya nggak baik dengan stamina kerja..

Pekerjaanya seharusnya okay...
gajinya okay..
Yang ndak oke itu jauhnya... 3 jam tiap hari aku habiskan didalam perjalanan.
Setibanya dirumah, aku sudah habis... empty tank..
Tidak berminat melakukan apapun..
waktuku bersantai di rumah kira2 3-4 jam... potong mandi, makan, ya tersisa 2-3 jam
dan kebanyakan aku isi dengan do nothing.. paling2 ya ngobrol sama suami..

Rumah dah ndak terawat deh... kotor..tidak rapi..
Waktuku bersih2 rumah hari sabtu dan minggu..
kebanyakan aku pakai untuk mencuci baju dan menyetrika.. (karena sifatnya lebih urgent
dibanding bersih2 rumah.. kalau aku tidak nyetrika, ke kantor ga ada baju donk)
Awalnya rumah yang tidak terurus ini membuat aku stress banget..
sekarang sih agak cuek.. lha wong aku "bener2" dirumah cuman 2-3 jam..

2-3 jam itu aku pakai biasanya mengobrol, atau baca2 (ralat : liat2) majalah.
Tapi 2 hari ini aku suka nonton tv.. ada sinetron baru.. Kawin Masal..
Sinetron ringan.. jadi aku suka.. yang main ganteng.. hahahaha....
Yang penting bagiku, tidak ada kaplok2an, tukaran, tangis2an...
Jadi, begitu ternyata konfliknya mulai melibatkan kaplok2an.. bye bye deh..
males... masa mau refreshing malah liat orang tukaran.. tambah sumpek.

Back to the topik...
Gmn caranya bersyukur ya........
Ini masalah hati..

Dan memang aku merasa tidak terlalu kerasan dikantorku yang baru ini..
aku masih tidak bisa akrab dengan team dibawahku..
Awal2 aku coba membuka diri, eh yang terjadi malah gosip beredar kemana2 dari hasil aku
membuka diri tadi... Jadi ya aku males untuk membuka diri ke mereka, padahal keterbukaan kan modal awal untuk kedekatan?

Ditambah lagi, 9 bulan bekerja sendiri... mungkin aku terlalu lama berada dalam bungker
zona amanku.. no conflicts, no arguing, no negotiating...
Sampai kapan ya aku akan tiba pada titik aku bisa menikmati pekerjaanku sekarang?

Dan bagaimana caranya agar dalam perjalanan itu aku bisa menjalaninya dengan rasa syukur?

Monday, October 20, 2008

Back to work

start bulan ini aku mulai bekerja lagi..

Ceritanya cukup panjang..
Cerita dimulai dari setahun lalu, saat aku melamar ke sebuah institusi.. setelah proses seleksi yang cukup panjang (interview-test TOEFL-psikotest-interview), akhirnya aku menerima surat bahwa aku tidak diterima..

Setahun kemudian, saat aku sudah menikmati pekerjaan part time dan kehidupan ibu rumah tangga, ada telepon.. mengundang aku untuk interview.. demi perasaan penasaran, aku menerima undangan interview itu.. Ternyata ada pekerjaan yang ditawarkan, bukan di posisiku yang aku lamar, tapi masih diposisi yang sama, hanya berbeda kantor..

Dalam 1x interview itu, pekerjaan itu benar2 ditawarkan..tanpa proses seleksi.. Dan dengan 1x interview lagi dengan pimpinan, aku dinyatakan diterima... bingung deh.. 2 hari aku benar2 kepikiran... aku sudah betul2 tidak berminat untuk kerja full time lagi.. tapi akhirnya aku menerima pekerjaan ini.

Pertimbanganku untuk menerima pekerjaan ini, adalah hal luar biasa yang membuat aku diterima.. bayangin, berkasku di simpan 1 tahun.. dan secara ajaib mereka mengingatku.
Maybe God want me to back to work full time..

Tapi...
sekarang..
baru 8 hari kerja efektif aku bekerja, motivasi kerjaku mulai rontok...
Bangun pagi dengan ogah2an..

Mungkin karena fisikku masih butuh penyesuaian.
Sudah lama terbiasa hidup nyantai.. tidak terikat dengan jam kantor
bangun jam 8.00, tidur jam 24.00-02.00 belum lagi tidur siang 1-2 jam

Sekarang....
bangun jam 5.30-06.00.. berangkat kerja jam 06.30, tiba dirumah kembali jam 18.30.. tidur jam 23.00-24.00. waktuku dirumah hanya mulai 18.30-23.00, yah kira2 4.5 jam
Belum lagi dirumahku tidak ada PRT (pembantu rumah tangga), jadi semua masih harus diurus sendiri... Sadly, SaTeku juga berantakan... :(

Duh..sangat-sangat melelahkan...
belum lagi suasana kantor yang cukup individualis..
Masing2 urus pekerjaan sendiri2...
komunikasi antar departemen hanya via Yahoo Messenger..
hampir2 tidak ada komunikasi lisan...
Aku pengen beramah tamah ke ruang lain, sepertinya bukan budaya disini..

Tambahan keluhan.. gak seberapa penting sih, tapi menganggu...
cari makan ditempat ini sulit.. ditambah ternyata aku alergi MSG, jadi kudu masakan rumahan.. Untunglah mamaku mau memasakkan untukku makan siang.. Jadi setiap pagi aku ke rumah dia untuk mengambil my lunch box.. hehe... kalo endak gitu, berarti aku harus bangun setiap pagi jam 04.30-05.00

Satu lagi, ternyata aku alergi debu... terutama debu konstruksi... dan kantorku ini sedang membangun.... jadi sekarang hanya dalam waktu 1 minggu lebih beberapa hari, wajahku sudah merintis.. muncul jerawat2 kecil.. :((

wah kok kumpulan keluh kesah ya?
apa yah kesukannya bekerja lagi?
hm..... mungkin satu2 nya kesukaannya adalah dapat penghasilan tambahan..
gaji yang ditawarkan cukup besar :p

tapi jujur sih, kalau boleh memilih dan dibebaskan dari semua etika kerja, dan kebutuhan akan uang... aku pengen kehidupanku yang lama...

Jika aku ingin mengundurkan diri, alasanku yang paling masuk akal yang aku pikir sih bahwa aku hamil dan ingin jadi full time mom ..
Tapi bagaimana aku hamil, padahal aku butuh istirahat dan stress free supaya hormonku normal?

waa.... pilihan yang sulit...
pusing....

Tuesday, September 16, 2008

Sakit gigi vs Sakit hati

Beberapa tahun yang lalu ada lagu yang liriknya kira2 seperti ini "lebih baik sakit gigi daripada sakit hati"
kalau dipikir2 lebih baik yang mana ya? walaupun kalau bisa sih gak usah memilih.. hehehe..
sebetulnya cara menyembuhkan masing2 juga gampang2 susah.. kalau sakit gigi, ya tinggal ke dokter gigi.. kalau sakit hati, ya ke dokter hati. hehe.. maksudnya ke Tuhan, minta kekuatan untuk mengampuni, ya kan?
Kok jadi ngelantur ya?
Sebetulnya sih aku cuman pengen nulis tentang sakit gigi..
Kemaren aku akhirnya berhasil mengunjungi dokter gigi langganan, setelah sulitnya minta ampun minta jadwal konsultasi dengan beliau.. maklum dokternya laris manis..bayangin deh, waktu aku menelpon untuk bikin appointment, waktu itu sekitar awal september, eh dapetnya pertengahan oktober.. weleh2...
Untunglah aku dapat perkecualian, karena aku mengatakan kalau gigiku ini sudah sakit. Jadi begitu ada pasien lain yang membatalkan janji, aku ada di waiting list. Akhirnya, beberapa hari setelah itu aku mendapat telepon beberapa kali, tapi semuanya serba mendadak.. seperti 1 jam lagi bisa ndak? Karena mendadak, akhirnya aku batal karena sulit mengatur transportnya, maklum.. blm punya mobil sendiri.

Kemarin pun sebetulnya ceritanya juga sama.. waktu itu jam 8.30 pagi, ada telpon dari dokternya (susternya yang menelpon), jam 9.30 bisa ndak? sebetulnya sih aku tidak bisa, karena hari itu ada target pekerjaan yang harus aku selesaikan, tapi suami memaksa lebih baik ke dokter aja sekarang, ya sudah deh langsung aja berangkat.
akhirnya 1 syaraf gigi diambil (lagi). rasanya lega banget... gigi dah beres, walaupun sampe sekarang sih masih agak sakit. Dokternya bilang akan agak sakit 2-3 hari. Tapi aku sekarang sudah bisa berkumur tanpa rasa nyeri.. bahkan kemarin aku mencoba berkumur dengan air es.. senangnya.. hehe...
Sudah 2 mingguan, saat-saat berkumur benar2 menyiksa, nyeri banget..menurut dokternya, kalau sudah sampai kena air sudah nyeri, berarti syaraf giginya sudah mulai rusak.
Gigiku ini termasuk yang berbakat karies (lubang), entah kenapa, mungkin karena waktu kecil aku agak susah disuruh sikat gigi ya, akhirnya giginya lobang2. Dokterku yang dulu, pernah bilang juga, kalau orang tuanya gigi ndak bagus, anak2nya juga sulit punya gigi yang bagus/ kuat.

Berarti ada tugas extra buat aku... kudu rajin2 sikat gigi dan kontrol ke dokter.. supaya kalaupun ada lubang, tidak akan terlanjur besar. Dan.... memang aku sudah 2 tahun tidak kontrol, padahal harusnya 6 bulan sekali.. hehe...
pesan moralnya...
jangan milih sakit gigi atau sakit hati.. dua-duanya tidak enak..hahahaha...
have a nice day !

Monday, August 11, 2008

second aniversary..

Tidak terasa aku sudah menikah 2 tahun.. Waktu memang berjalan dengan cepat. Tahun ini aniversary dirayakan di restoran Jepang. Kenapa restoran Jepang? Sebetulnya sih ini bukan pilihan pertama, niatnya cuman pengen cari yang spesial.. tapi akhirnya pilihan jatuh ke restoran Jepang.

Sebetulnya memang Japannese food, especially sushi masuk dalam kejadian special dalam hubungan kami. 4,5 tahun lalu Dia meminta aku jadi pacarnya di restoran Jepang.. dan itu saat itulah juga pertama kalinya juga aku mencoba sushi dan tentu saja.. wasabi..

Kemarin kami merayakannya di Sushi Hana.. yang kebetulan lagi ada promo buy 1 get 1 free.
Tempatnya enak... sushinya juga enak..Satu-satunya yang agak disayangkan, adalah karena dengan motivasi tidak mau rugi, dan mumpung ada promo buy 1 get 1, kami "terpaksa" beli 4 menu.. Dan... akhirnya kami betul2 kekenyangan. dan potongan2 sushi terakhir bener2 paksaan deh makannya.. hahaha...

Jika direnungkan, setahun terakhir penikahan ku ini lebih banyak diwarnai dengan struggle trying to conceive.. Dimulai bulan September akhir saat kami memulai berkonsultasi di lab. infertilitas di Siloam. Sejak itu berbagai test dan treatment mulai dicoba. Walaupun menguras dompet.. hehehe.. tapi dari proses ini aku jadi betul2 tambah sayang sama suamiku yang ternyata orangnya baekkk banget.. Dia benar2 menunjukkan bahwa our relationship are much more important than having a child.

Dalam karir, ada big change juga. Bulan Oktober lalu aku memutuskan untuk berhenti berkarir kerja di perusahaan orang lain. Dan Sejak Januari 2008 aku memulai untuk mencoba bersolo karir, dengan menjadi konsultant. Yah lumayan lah.. kerja nggak full time, jadi bisa banyak beristrirahat. dan yang penting, stress free.. bener2 stress free. walaupun penghasilanku sekarang hanya seperempat dari yang sebelumnya.

Hubungan dengan suami juga semakin menyenangkan..hampir-hampir tidak ada konflik..malahan lebih banyak berguraunya..oya, sekarang aku sudah bisa balas becandaannya..hehehe... bagi siapa yang kenal dia pasti tau lah maksudku :p

O ya.. Tinggal dirumah itu ternyata menyenangkan sekali..pagi-pagi bangun, buka jendela balkon, duduk di sofa.. ngelamun menikmati dinginnya hawa pagi... berdoa, baca alkitab.. atau kalau masih ngantuk, ya tidur lagi.. hehehe.. Kalau malam hari ada film bagus, nonton aja tanpa kuatir besok akan terkantuk2 di kantor.. betul2 kenikmatan tiada tara.. hahahahaha...

Walaupun kesannya seperti pengangguran, tapi aku punya pekerjaan sebagai konsultan, dan hal juga menyenangkan. Skill dan pengetahuanku di bidang finance bisa tetap terasah. Malahan, bisa menambah ilmu baru.

What a good year..

Thanks God for everything You gave for me..

Thursday, July 24, 2008

Bali Trip - day 3 & 4

Wah ini crita ke Bali-nya bener2 nyicil2.. hehehe....

Hari ke 3, kami pindah Hotel, ke Bali Rani Hotel. Ternyata hotelnya tepat didepan Discovery Hotel. Rate Hotelnya lebih mahal, tapi kami semua lebih suka Risata. Risata lebih bersih dan furniturenya baru. Nilai plus di Bali Rani ini karena dekat discovery mall, dan kita bisa liat pantai dari discovery mall.

Hari ini beach tour.. Jadi setelah check in, kami segera menuju ke Dreamland. Ternyata disana ada beberapa pantai. Yang aku datangin ini berbeda dengan yang aku kunjungi waktu aku honeymoon. Agnes, my sister yang pilih karena jalannya menuju pantai tidak terlalu banyak tangganya supaya mamaku tidak terlalu capek. Tempatnya bagus juga. tapi kami sampai disana agak kurang siang, jadi bule2 yang berjemur tidak banyak. dan ternyata ombaknya juga tidak terlalu besar, jadi tidak ada yang berselancar. kurang seru..


Dari Dreamland, kami menuju ke GWK... sebelumnya makan dulu...

Rencananya makan di cafe kafu-kafu, yang ada di komplek GWK. tapi ternyata udah gabung dengan cafe Jendela Bali.. jadi deh kita makan disana. View-nya oke.. bisa liat kuta dan jimbaran dari bukit. Ada kejadian lucu.. gara2 waitress-nya bahasa bali-nya medok banget. jadi dia bolak balik salah ngerti apa yang kami mau.. Tp overall, ok lah... walaupun gak terlalu recomended.

Sehabis makan, langsung deh kami menuju ke area GWK..

Matahari yang terik, dan angin yang keras banget, membuat kami tidak terlalu lama disana. Badan rasanya sudah capek gara2 dari pagi terpapar sinar matahari terus...

Segera kami kembali kehotel untuk beristirahat.. dinner di Jimbaran telah menunggu....

Di Jimbaran, restoran yang kami pilih dari Surabaya namanya Sharkey's (rekomendasi tour agent). Setelah berkeliling mencari restorannya, akhirnya kami menemukannya. Restorannya agak terpisah dari sederetan restoran di Jimbaran yang terkenal itu. Padahal pengen banget ajak mamaku jalan2 di pantai dimana restoran itu berjajar2....

Untunglah tempat yang jauh nggak bikin suasana jadi bete... karena makanannya enak2.... dan ada live music. Kami pesan 3 set menu saja. Untuk dimakan ber-5 ... didalamnya ada ikan, kerang, udang, cumi, kepiting... wuah... kenyang buangettt.... itupun nasinya masih ada sebakul.. Aku sampai bingung, apakah disini nasinya free yah? abis dikasih banyak banget...

Setelah itu.. pulang... bobok dengan perut kekenyangan... hehehhe...

Day 4...

Pagi ini kami langsung check out. Today is SHOPPING DAY !!

Tujuan shopping pertama, Toko Erlangga.. barangnya murah2, dan yang terpenting, gak perlu menawar. (aku paling gak bisa menawar).. Ternyata disebelahnya ada toko baru, namanya Khrisna. Wah ternyata barang2nya lebih bagus2... dan harganya juga gak mahal... akhirnya deh mborong disana... (di Erlangga cuman beli kacang)..

Hasil shopping...
lukisan 2 buah, kaos bbrp buah untuk oleh2 buat keluarga , 2 baju buat keponakan, gantungan kunci untuk teman kantor, hiasan meja juga untuk oleh2...
Yang paling memuaskan, misi mencari lukisan di bali tercapai... ^___^V murah2 pula... dengan uang 110.000, dapat 2 lukisan.. :)
Nggak terasa perut dah luaper per... jadi segera deh cari makan..

Makan diang kali ini Babi Guling lagi.. namanya Babi Guling Chandra, di jalan teuku umar kalau tidak salah. Babi Guling-nya enak... dan jauh lebih lengkap dari Babi Guling Oka.

Disana juga aku juga beli rambak dari Gianyar.. nyam nyam...

Setelah kenyang, kami cari Titiles... untuk beli ham Titiles.. nyam nyam...

Ternyata toko pusatnya, ham yang ada tersisa yang banyak lemaknya. Jadi kami memutuskan untuk ke cabangnya yang di Kuta.
Di rumah Titiles ini ada 6 ekor singa dan harimau... buesar2... yang di Bali Night Zoo gak ada apa apanya... buesar banget..... tiap hari makan 10kg daging / ekor.. weleh2... yang di Bali Night Zoo aja cuman 5kg... (kata penjaganya lo..). Pemilik Titiles ini rupanya suka koleksi binatang.. disana ada juga burung, ikan.. ada ikan arwana yang besar bangett, jg ikan piranha.. juga ikan koi.. yang bagus banget itu ikan mutiara.. bentuknya lucu banget..
Setelah puas liat2 binatang, kami menuju ke Kuta.. untuk beli Ham, dan cari makan malam karena sudah jam 6 an... Pesawat kami berangkat jam 10 malam..

Makan malam terakhir di Bali, kami makan di A&W di Discovery mall.. gak bali banget yah... abis sudah bingung sih mau makan dimana, di mall sana isinya juga gak beda sama mall disini..

Jam 10 malam tepat, pesawat berangkat.. first time nih naik Garuda. :) memang bagus pesawatnya dan layanannya...

Jam 12 an, sudah berada di rumah....selesailah liburan ke bali...
Kapan yah bisa ke Bali lagi...???
i love Bali..












Friday, June 6, 2008

Bali Trip - day 2

Hari kedua ini dikhususkan untuk Ubud Tour..

Pagi2, lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Bali Bird Park, didaerah Singapadu..

Ditempat ini kita bisa melihat aksi feeding time buat burung2 besar, seperti rajawali, elang.. termasuk lihat aksi mereka menangkap daging yang dilempar ke udara. Sebagian koleksi burung yang taruh dalam sangkar, tapi banyak juga yang dibiarkan berkeliaran, ada yang kita harus masuk sangkar raksasa..


Setelah itu, perut rasanya sudah minta diisi, jadi kami segera ke Ubud.. Tujuan : mencicipin Babi Guling Warung Ibu Oka.. yang terkenal itu.. Sayang sekali kami tiba sudah hampir jam 2 siang, jadi beberapa macam lauknya sudah habis.. My opinion : untuk dagingnya, memang enak.. tapi kulit babinya kok keras ya? ... Porsi disini besarnya adjubilah.. mungkin kalau cewek better 1 porsi buat berdua deh.. biar gak terlalu kekenyangan dan neg.



Tempatnya ruame polll... aseli ruameee...... berjubel jubel.. yang makan dan antri campur-campur dari turis lokal, turis asing, sampai penduduk lokal, campur jadi satu.. 1 porsi harganya lumayan mahal, Rp. 25.000/porsi

Setelah kenyang, kami berjalan2 ke Ubud Palace yang lokasinya ada didepan Warung Ibu Oka. Tempat ini katanya tempat tinggal raja bali.. ukiran2nya keren banget.. !!
Setelah dari Ubud Palace, kami masuk ke Pasar Ubud.. tempatnya cukup besar, dan rame.. dari kaos, kain, baju2 batik bali, selendang, sandal, lukisan, kerajinan2 tangan semua ada. Tapi aku dan keluarga memutuskan untuk tidak belanja apa apa, karena memang berencana belanjanya di Denpasar, karena kami bukan orang2 yang pintar menawar, jadi takut salah harga.. :)
Kami berputar-putar , sampai kepalaku jadi agak pusing.. (aku termasuk bukan orang yang tahan cukup lama di tempat yang sangat ramai seperti itu.. kalau kepala sudah mulai pusing, berarti sudah saatnya untuk keluar.. hehe... untung paul ternyata juga sama.. :)

Gara2 pengen ke toilet, kami pergi ke Maya Ubud.. sekalian liat2 dan tanya rate kamar.. Tempatnya bagusss... recomended buat yang lagi honeymoon deh.. harga kamarnya memang cukup mahal, tapi ya worthed lah dengan tempatnya. aku sih nggak liat kamarnya.. disana kami jalan2 sampai ke tempat spa.. trus ke sungainya.. bagus lah tempatnya... apalagi kalau memang liburannya pengen private..

Lokasi berikutnya, aku dan paul memilih untuk melihat Rice Terrace di Tegalalang.. Lokasi yang kapan hari direkomendasikan untuk masuk sebagai salah satu tempat keajaiban dunia (kalau ndak salah)...


Tempatnya memang bagus.... walaupun pemandangan pematang sawah seperti itu sih sebetulnya bukan sesuatu yang langka bagi orang indonesia.. Yang membuat bagus itu karena pematang sawahnya bertingkat dari ujung bukit sampai ke dasar lembah.. luas banget...


Disitu juga ada beberapa pedagang.. pelajaran berharga, kalau tidak berminat membeli, jangan menunjukkan wajah tertarik dengan barang dagangannya, apalagi tanya harganya... wah pedagang disana maksa2 banget kalau berjualan.. sampai agak2 scary gitu.

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan kembali ke Ubud.. menuju ke Bebek Bengil.. pengennya kesana sebelum matahari terbenam karena pengen liat sawah dan bebeknya.. Tiba disana jam 5.30 an mungkin.. masih cukup terang, walaupun sudah mulai remang2..


Sebetulnya sih perut masih cukup kenyang, tapi ya karena sudah sampai disana, ya makan deh.. Kami semua makan Dirty Duck, alias Bebek Bengil.. Bebek Goreng lah...


1 porsi dapat 1/2 ekor bebek.. dibanding tahun lalu waktu aku makan di sana, kali ini bebeknya besar banget..... jadilah hari ini aku sangat2 berlebihan makan daging. Siang di Bu Oka, malam di Bebek Bengil... (asam urat dan kolesterol bakal melonjak nih...)

Rasanya enak, crispy ... cuman kok menurutku agak terlalu kering ya.. harganya gak murah. jadi kalo kesini musti sedia duit gak dikit.. hehehe.... berhubung banyak orang ngetop makan disitu, yah dicoba lah... lagian mau nyenengin mamaku :)

1 porsinya bebek crispy adalah Rp. 63.000 belum pajak.. jadi ya Rp. 70rb an lah

Tapi disini memang termasuk beli suasana.. tempatnya enak.. sayang aku lupa reservasi, jadi ndak bisa dapet tempat yang lesehan..

Setelah kenyang, masih ada 1 tempat lagi yang akan dikunjungi.. Bali Night Zoo...Melihat kebun binatang dimalam hari.. ini mamaku yang pengen gara2 liat liputannya di TV. Tempatnya dekat Bali Bird Park.
Sesampainya disana, ternyata kami adalah satu2 nya rombongan yang kesana malam itu.. biaya masuknya Rp. 55.000/org. Kami dipandu oleh 2 tour guide.. mereka yang membawa senter, sekaligus menjelaskan jenis2 binatang, kebiasaan dan nama2 mereka..

Pos pertama, memberi makan singa.. aku volunteer pertama... wah asyik.. caranya, daging ditusuk di tongkat besi, trus tongkat dijulurkan ke singanya.. singa2nya lagi pada bangun dan lapar.. jadi mereka memandang kami dengan pandangan yang gimana gitu... lapar mungkin ya...
Yang menarik disana bagiku : memberi makan singa, kemudia melihat ular sedang makan. yang satu sedang makan burung dan yang satunya sedang makan tikus.. persis kayak di discovery channel, bedanya sekarang aku melihat hanya dengan berbatas kaca.. untuk yang lain2 sih ya masuk kategori lumayan.. memang sih ke kebun binatang malam cukup menarik karena beberapa binatang yang memang bintang malam yang tidak bisa kita lihat mereka aktif di siang hari.

Sayang aku ndak bisa berfoto-foto disana, berhubung kameranya nggak terlalu bisa mengambil gambar di malam hari... lagian takut blitz-nya nganggu binatang2..

Pulang dari Bali Night Zoo... segera kami pulang ke Hotel... dan beristirahat... zzzzzzzz

Monday, June 2, 2008

Suntik diri sendiri ???

hai...
Bali trip nya pending dulu ya.. hehe...

sekarang pengen crita pengalamanku menyuntik diri sendiri... hehehe...

Kalau sudah pernah baca blogku, pasti sudah tahu kan kalau beberapa bulan terakhir ini aku ikut program di fertility clinic- Siloam Hospital Surabaya.. Nah bulan Mei lalu akhirnya diputuskan untuk melakukan inseminasi (Intra Uterin Insemination)..

pada hari ke 3-7 (dari siklus mens) aku diberi obat oral.. 1 hari 1 butir, selama 5 hari..
hari ke 8-10, suntik hormon.. kalo ndak salah FSH dan LH
hari ke 11, USG.. ternyata sel telur belum matang, jadi disuruh suntik lagi....
hari ke 12, USG lagi.... ternyata masih kurang matang juga... suntik lagi deh....
hari ke 13, suntik untuk pecah telor.. (istilah yang cukup aneh, tapi memang begitu adanya.. hehe... )
besok hari ke 15.. aku akan insem..

Nah pengalaman suntik sendirinya itu pas hari ke 12...
itu gara2 aku ada rencana untuk keluar kota pada siang sampai malamnya... jadi tidak bisa ke RS untuk suntik.. jadilah alat suntik dan obat2nya dibawakan supaya aku bisa menyuntik diriku sendiri..

serem...?? o tentu... !!! hehehe...

Hari pertama suntik aja aku dah ngeri kok, abisnya nyuntiknya di perut.. beberapa cm dibawah pusar, hari ke 2-3 aja setiap ke RS rasanya di perut udah krenyeng2 gitu...

Untunglah semua lancar gara2 aku selalu mengamati sang suster mencampur obat dan menyuntikan ke aku...

Sewaktu menyiapkan obat, dan menyuntik, aku cukup tenang.. tapi setelahnya.. tanganku jadi agak gemetar.. hehehehe..... Yah namanya juga pengalaman pertama menyuntik diri sendiri.. :)

Untungnya, jarum suntiknya pendek.. cuman kira2 1,5cm .. cukup membantu... jadi nggak terlalu seram.. trus jadi nggak takut kalau nyoblosnya terlalu dalam.. masukkin semua juga nggak apa apa.. :)