Tuesday, July 13, 2010

Label baru

Hari ini bikin label baru di blog ini...
Judulnya : PREGNANCY..

Rasanya exciting banget menjalani masa2 ini...
walaupun banyak rasa tidak nyaman di badan, but just like my mom said.. dinikmati aja.. ga usah mikir yang macem2..

ok deh... I will try to enjoying this new experience.. ^_^

Monday, July 12, 2010

Finally..

Finally...
after waiting for almost 4 years..
the baby will come..:D

Hope everything will be okay...

Thank You God..

Thursday, April 8, 2010

Sebal

Hari hingga siang berjalan dengan tidak terlalu mulus...

pagi terlambat bangun, sehingga ndak sempat ambil lunch box di mama (Kasihan mama yang sudah bangun pagi2 siapin lunch box)

sampai kantor, dapat tlp ternyata teguran dari HRD karena kemarin sore aku terlambat turun yang menyebabkan mobil antar jemput terlambat berangkat. Padahal.... baru 1x kali aku terlambat, itupun hanya 5 menit. aaaarrrrggghhhhhhhhh .............
Ini cuman gara2 yang punya antar jemput harus dijemput di hotel....
Dasar apes...
Yang lain2 pernah lebih sore... ga ada yang protes...
Apesss....

Kemarin, juga ada konflik antara anak buah dengan Departemen lain... Kudu cari jalan win2 biar masalahnya selesai.. akhirnya selesai juga, walaupun sepertinya 2 orang ini dah pada emosi
Padahal 2 hari ini badan lagi ndak fit...
Rasanya kudu muntab...

Untunglah semua berhasil ditahan...
Untunglah pengendalian diri masih cukup oke
Tapi ditambah 1 kasus lagi rasanya air mata ini bisa tumpah..

Yah ginilah...
besi menajamkan besi
manusia menajamkan sesamanya...
semoga aku bisa lebih grown up.. lebih mature.. in character n wisdom..

Friday, March 26, 2010

Serumah tapi tak bertemu

Akhir2 ini kangen sama suamiku sendiri..
Padahal kami tinggal serumah..
Masih tidur di ranjang yang sama..
Tapi rasanya sudah lama ta bertemu...

Beberapa minggu terakhir, kami sama2 sibuk...
Dia beberapa hari dalam seminggu ada pertemuan diluar rumah, yang membuatnya pulang agak malam.. Sedangkan aku, sejak ganti antar jemput ini jadi tidur lebih sorean.

Dulu aku bangun lebih siang, dan bisa menyambung tidur di mobil antar jemput. Pulang sore pun sempat tidur lagi dimobil.. setengah jam cukup lah untuk bikin badan seger, yang bikin aku sanggup melek hingga jam 23-24..

Sekarang dengan mobil antar jemput yang baru ndak bisa tidur dimobil, lha wong avanza diisi 7 orang plus sopir.. dulu naik kijang ber 3 plus sopir.. (Nyaman polll)... Sekaran selain lebih sempit, juga lebih rame... banyak yang mengobrol.

Alhasil, jam 22 aku dah terkantuk kantuk.. dan akupun tertidur sebelum suami pulang.. Berhari-hari berjalan seperti itu... Ditambah lagi, sebulan ini aku ikut training yang diadakan tiap sabtu dan minggu dari pagi - sore... Jadi waktu untuk bersama-sama semakin berkurang lagi.. Barusan juga adik suami datang untuk berlibur di Sby selama 2 minggu.. jadi waktu untuk berduaan juga hampir ndak ada.

Pengen jalan2... pengen ngobrol2... pengen dinner diluar... pengen nonton bioskop....

Seorang teman menulis statusnya di fb seperti ini : "It's a God's grace to be able to stay with your hubby everyday, eventhough hubby can't be with you the whole 24 hours. There are a lot of wives who stay far away from their hubby and only meet each other once a month or year. Hey wifey, if you keep grumbling, there are many who want to be in your position right now. Give thanks!"

Hehehe... betul banget deh... Harus tetap bersyukur...
teman sekantor, suaminya kerja di perusahaan minyak.. yang hanya bisa bertemu 1 bulan sekali...
Sebenarnya banyak lagi kisah2 pasangan suami istri yang tinggal berjauhan karena kondisi yang memaksa seperti itu.. Salah seorang pimpinan dikantorku, istrinya bekerja di Jkt.. jadi mereka bergantian saling mengunjungi, kalau ingin bertemu harus siapkan uang tiket pesawat PP... walah...

So.. tetap bersyukur... walaupun sambil berharap.. kapan ya jadwal2 ini melunak dan mengijinkan kami untuk go out and dating... hehehehehe......

Wednesday, March 24, 2010

Bangun pagi

Bangun tidur tidur lagi
Bangun lagi tidur lagi
Bangun... tidur lagi
Ha ha ha ha

Habis bangun terus mandi
Jangan lupa senam pagi
Kalau lupa... tidur lagi
Ha ha ha ha


Ingat lirik lagu diatas ?
Itu adalah potongan lagu dari Mbah Surip (Alm)..

Tiba2 ingat lagu itu karena tadi pagi rasanya malas banget bangun pagi...
Badan masih capek, hidung flu... mendung... waaaa.. pas buanget untuk jadi alasan ga masuk kerja..
Tapi entahlah, kok ya ga tega ga ngantor.. (loyalitas terlalu tinggi... halaah.. hehehe...)

Bicara bangun pagi, sekarang bangunku pagi ... malahan terpagi selama bertahun-tahun... Awalnya rasanya berat banget. Tapi bangun pagi itu memang hanya masalah kebiasaaan aja. Begitu dijalani, akhirnya terbiasa juga.

8 tahun lalu, saat memulai bekerja, aku berangkat ke kantor jam 7
Di kantor kedua, karena kantor tidak jauh dari rumah, baru berangkat jam 8 kurang.
Di kantor ketiga (masih di perusahaan yang sama, tapi pindah office), lebih siang lagi... jam 8.30 baru berangkat...
Kemudian, selama 9 bulan aku tidak berkeja di kantor.. nah ini masa2 kemerdekaan deh.. mau bangun jam berapa aja terserahhh...
Dikantor keempat, ditempatku sekarang, semula berangkat jam 6.45... Tapi sejak sebulan ini karena ganti antar jemput, jam 6.15 sudah harus keluar rumah...

Tadi pagi ketika berangkat kerja, saat mengunci pagar, kebetulan ada pasangan suami istri sedang jalan pagi... Mereka memandang ke aku,... mungkin berpikir.. cewek ini berangkat kerja pagi amat...

Yah... That's my life now..
Bangun pagi... pulang magrib...
Day by day...

Ditambah lagi 1 bulan ini aku mengikuti training CFP (certified financial planner).. alhasil.. sabtu minggu pun aku ndak bisa bangun siang (baca : mbangkong)..

Capek? pasti..
Tapi training ini adalah training yang aku inginkan.. dan aku bersyukur bisa mendapatkannya dg cuma2 dari kantor...

And I think I enjoyed my life now...
And I thank God for everything He gave for me.. and how He set my life.

Bangun pagi... semangat... !!
hahaha...

semua cuman masalah kebiasaaan kok.. :)

(btw, kalo dah jadi mama2, bangunnya bisa jam 4.30 lo... soalnya harus bangunin anak2 untuk kesekolah..walaaahh...)

Tuesday, February 9, 2010

The journey : part 2

Tidak terasa tahun 2010 sudah berjalan hampir 1,5 bulan..
Awal Februari ini artinya kami sudah menikah selama 3.5 tahun, atau 42 bulan, atau +/- 1.260 hari.. sedangkan tanda-tanda kami akan memiliki anak belum ada.

Sometimes kami merasa hidup ini aneh.. Ada pasangan yang coba2, khilaf, atau apapun lah namanya.. dan kehamilan pun terjadi.. Ada keluarga yang punya anak tanpa rencana, akhirnya dibuang.. atau diserahkan ke orang untuk diadopsi.. Disisi lain, banyak keluarga yang harus menghadapi problem seperti kami....

Kami punya beberapa teman, kerabat yang menghadapi masalah yang serupa, dengan berbagai kasus / diagnosa yang berbeda-beda.. Aku tahu bahwa banyak yang punya problem seperti kami juga dari internet.

Ada yang berjuang mati2an.. segala macam cara dicoba, dari cara medis hingga pengobatan tradisional, hingga cara2 yang masih berupa mitos, semua dicoba.. Yang berkantong tebal, segala pengobatan medis dicoba walaupun harus terbang ke belahan dunia yang lain.. Yang sebaliknya, coba ke orang pinter.. dipijet, minum ramuan yang katanya herbal, sampai yang ga jelas kandungannya apa.

Selama 3 tahun ini cukup sering aku browsing untuk topik ini, dan memang banyak orang yang rela melakukan apa aja untuk memiliki anak.. uang berjuta2 rela dikeluarkan, ramuan yang rasanya ndak jelas rela diminum, pergi ke orang pinter.. Orang merelakan badannya dibedah untuk dokter mencoba cari tahu masalah yang sebenarnya.

Ada yang akhirnya "menyerah" untuk memiliki anak kandung, dan memutuskan untuk melakukan adopsi. Mulai mengadopsi anak saudara, mencari di panti asuhan, atau kenalan.. Bagi kami, adopsi hingga saat ini masih bukan pilihan... Entahlah.. Sepertinya bakal sulit bagi kami untuk merawat anak yang bukan anak kandung kami. Membesarkan anak membutuhkan banyak pengorbanan dan kasih sayang, dan kami tidak yakin mampu memberikannya untuk anak yang bukan anak kandung kami. Jadi pilihan bagi kami dalam berusaha memiliki anak adalah harus anak kandung kami.

Mengingat tahun ini kami memasuki tahun ke-4 pernikahan kami, sepertinya problem anak harus segera diprogram lagi. Lagipula sudah setahun kami istirahat dari berbagai obat hormon, vitamin, dan jadwal.

Tapi terus terang memulainya ini membutuhkan banyak persiapan. Persiapan dana, persiapan mental. Untuk persiapan mental, untuk menyiapkan mental jika berhasil dan hamil, sebaliknya persiapan untuk menghadapi kegagalan lagi. Persiapan dana juga masih menjadi kendala karena saat ini seluruh tabungan kami tersedot ke bisnis suami.

Ngeri kalau melihat banyaknya dana yang harus disediakan dan mungkin hilang. Tabungan bertahun-tahun bisa hilang selama melakukan percobaan itu. Aku bilang percobaan karena tidak ada garansi berhasil. Untuk bayi tabung, prosentasenya saja masih 50%. Itu sebabnya, sebelum memasuki tahap itu, kami ingin sekali bisa memeriksakan kondisi kami ke singapore. Keluar uang lagi untuk keputusan yang lebih besar sepertinya lebih baik daripada langsung mengambil keputusan besar (bayi tabung).

The Journey part 2 ini mulai dari mana ya?
Untuk ke dokter kami yang lama, mau ndak mau dihadapkan pada pilihan untuk bayi tabung. Ke dokter lain, ada rasa malas untuk memulai lagi tes ini itu... coba pengobatan alternatif obat cina? pijat?

Atau mulai dari mempersiapkan diri menjadi seorang ibu? Ide ini aku dapat dari dari bacaan yang aku dah lupa baca dimana.. Intinya ya persiapkan diri, untuk menyambut saat kesempatan itu datang. Aneh...tapi menarik, tapi juga ada sisi tidak enaknya, yaitu kita malah 'nelongso'.. sudah siap-siap, tapi kesempatan belum datang.

Oh God tell us what to do...

Wednesday, February 3, 2010

Lagi sakit...

Sebetulnya ini lagi ndak ada ide..

Sekarang lagi sakit... nama penyakitnya malezzz bangetzz

Entah kenapa, sejak masuk tahun yang baru ini hari2 ku sering sekali diwarnai dengan perasaan aras2en (baca : males)..
Apakah mulai bosen? Kayaknya endak...
Apakah overload? kayaknya juga endak...

Kenapa yah?

Gejala2nya :
- Di perjalanan ke kantor merasa lemes
- Di kantor merasa tidak ada yang menarik untuk dikerjakan
- Pulang kantor dalam kondisi sakit kepala
- Sampai rumah, sakit kepalanya sembuh

Hm.... (thinking)...

Kecurigaan penyebab :
1. Badan ndak fit
- kurang makan sayur, kurang tidur
- kurang olah raga
2. Kurang tantangan
- sudah 1,5 tahun kerja ditempat ini
3. Kangen boss
- sudah setengah tahun ga ketemu boss.. (hahahaha.... ini maksudnya bos jakarta.. soalnya kalau abis ketemu bos lebih bersemangat kerja..:p)
4. Belum set goals untuk tahun ini


Obatnya ??
1. Istirahat lebih banyak (tidur min 7 jam)
2. Olah raga (min 1x seminggu)
3. Set goals
4. Bersyukur..

Bisa sembuh ga ya??